Minggu, 30 Desember 2012

PERCOBAAN INGENHOUSZ



PERCOBAAN INGENHOUSZ

I.          Tujuan
  1. Membuktikan bahwa dari proses fotosintesis dihasilkan oksigen.
  2. Membuktikan bahwa sinar matahari dibutuhkan dalam proses fotosintesis.

II.       Landasan Teori
Pada proses fotosintesis diperlukan air  dan karbondioksida . Air berasal dari dalam tanah, diangkut oleh xilem dari akar ke daun, sedangkan karbondioksida berasal dari udarabebas hasil dari pernapasan organisme. Dengan bantuan cahaya matahari, fotosintesis berlangsung. Hasilnya berupa sari-sari makanan ( dan oksigen .
Di dalam kloroplas air dan karbondioksida bergabung (bereaksi) membentuk gula. Energi untuk reaksi tersebut berasal cahaya matahari yang diserap oleh klorofil yang terdapat di dalam kloroplas. Energi tersebut digunakan untuk memecahkan molekul air  menjadi oksigen dan hidrogen. Oksigen akan dilepas dari daun, sedangkan hidrogen bergabung menjadi molekul  membentuk gula.
Glukosa hasil fotosintesis dimanfaatkan oleh tumbuhan itu sendiri, yaitu untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Selain itu sebagian glukosa diubah menjadi karbohidrat (zat tepung) yang disimpan di dalam akar, batang, buah atau biji sebagai cadangan makanan. Cadangan makanan inilah yang dimakan oleh manusia dan hewan. Oksigen yang dilepas ke udara bebas, dimanfaatkan oleh tumbuhan itu sendiri dan organisme lain untuk pernapasan.
III.    Alat dan Bahan
1.      Tanaman air hijau/ hydrila                6.  Rafia
2.      Air                                                     7.  Batu
3.      Kantong Plastik                                8.  lidi
4.      Toples                                               9.  Korek api
5.      Benang                                             10. Jarum suntik

IV.    Cara Kerja
1.      Menyiapkan seluruh alat dan bahan
2.      Mengikat beberapa tanaman dengan benang
3.      Memasukkan ikatan tumbuhan dan air kedalam kantong plastik
4.      Mengikat kantong plastik dengan rafia sekencang mungkin hingga tidak ada udara di kantong plastik
5.      Kemudian, memasukkan air kedalam toples dan memasukkan ikatan kantong plastik,
6.      Meletakan sedemikian rupa sehingga salah satu ujung kantong tardapat dibagian atas
7.      Meletakkan toples 1 ditempat yang mendapat cahaya matahari. Meletakkan toples 2 ditempat yang tidak mendapat cahaya matahari (dalam ruangan)
8.      Tunggulah kurang lebih 30 menit, sambil menggamati perubahan yang terjadi.
9.      Setelah kurang lebih 30 menit, pada toples 1, terdapat udara yang terkumpul di ujung kantong plastik, kemudian menuusukkan jarum suntik kedalam kantong plastik dan menyedot gas yang ada.
10.  Menyiapkan bara pada lidi, kemudian menyemprotkan udara yang ada pada jarum suntik.

 
V.       Hasil Pengamatan
Tumbuhan yang terkena sinar matahari
Tumbuhan yang tidak terkena sinar matahari
Terdapat banyak gelembung
Tidak terdapat gelembung

VI.    Pembahasan
Berdasarkan hasil pengamatan terlihat bahwa kantong plastik yang terkena sinar matahari terdapat banyak gelembung.  Sedangkan pada kantong plastik yang tidak terkena sinar matahari tidak terdapat gelembung.
Ketika udara dikantong plastik diserap menggunakan suntikan kemudian disemprotkan pada bara api, bara api tersebut menyala. Ini membuktikan bahwa fotosintesis menghasilkan O2.

VII.      Kesimpulan
Tumbuhan air yang terkena sinar matahari terdapat gelembung yang disebut O2, sedangkan pada tumbuhan yang tidak terkena sinar matahari tidak terdapat gelembung. O2 merupakan hasil dari proses fotosintesis yang dibantu oleh cahaya matahari.      

VIII.   Daftar Pustaka


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar